Jumat, 11 Desember 2009
Tokoh Fotografi Dunia
Jenis Kamera
- (en:Camera obscura)
- (en:Analog camera) Kamera analog
- (en:Box camera)
- (en:Brownie camera) Kamera Brownie
- (en:Cinématographe)
- (en:Digital camera) Kamera digital
- (en:Folding camera) Kamera folding
- (en:Instant image camera)
- (en:Kinetoscopic camera) Kamera kinetoskopis
- (en:Large format camera) Kamera format besar
- (en:Lomo camera)
- (en:Mammoth camera)
- (en:Medium format camera) Kamera format medium
- (en:Pocket camera) Kamera saku
- (en:Point&Shoot camera)
- (en:Prosumer camera)
- (en:Rapatronic camera)
- (en:Rotating camera)
- (en:Single lens reflex (SLR) camera) Kamera SLR
- (en:Stereo camera)
- (en:Twin lens reflex (TLR) camera)
- (en:View camera)
Kategori Fotografi
- (en:Aerial photography)
- (en:Analog photography)
- (en:Animated photography)
- (en:Astrophotography, Astronomical photography)
- (en:Black and White photography)
- (en:Candid photography)
- (en:Chemical photography)
- (en:Chronophotography)
- (en:Cloudscape photography)
- (en:Commercial photography) Fotografi komersial
- (en:Democratic photography)
- (en:Digital photography) Fotografi digital
- (en:Documentary photography) Fotografi dokumentasi
- (en:Erotic photography)
- (en:Expressive photography)
- (en:Fashion photography) Fotografi fesyen
- (en:Fine art photography) Fotografi seni
- (en:Flower photography)
- (en:Forensic photography)
- (en:Formal photography)
- (en:Full spectrum photography)
- (en:Glamour photography)
- (en:Heliography) Heliografi
- (en:High dynamic range photography)
- (en:High speed photography)
- (en:Holography)
- (en:Impact photography)
- (en:Indoor photography)
- (en:Infrared (IR) photography) Fotografi inframerah
- (en:Kirlian photography, Photogram)
- (en:Kite aerial photography, KAP)
- (en:Labor photography)
- (en:Landscape photography)
- (en:Lomography)
- (en:Low light photography)
- (en:Macro photography) Fotografi makro
- (en:Nature photography) Fotografi alam
- (en:Night photography)
- (en:Nude photography)
- (en:Outdoor photography)
- (en:Panning photography)
- (en:Panoramic photography)
- (en:Photojournalism) Fotografi jurnalistik
- (en:Phototelegraphy)
- (en:Pornography)
- (en:Portrait photography)
- (en:Post mortem photography)
- (en:Prime focus photography)
- (en:Rembrandt photography).
- (en:Rephotography)
- (en:Rollout photography)
- (en:Scenic photography)
- (en:Schlieren photography)
- (en:Stacking photography)
- (en:Stellar photography)
- (en:Still photography)
- (en:Stock photography)
- (en:Street photography)
- (en:Strobe photography)
- (en:Studio photography) Fotografi studio
- (en:Subtractive color photography)
- (en:Time lapse photography)
- (en:Travel photography)
- (en:Underwater photography)
- (en:Vernacular photography)
- (en:Wedding photography)
- (en:Wildlife photography) Fotografi satwa
Sejarah Fotografi
- 1826 – Joseph Nicéphore Niépce membuat foto pemandangan yang pertama,[1] yang dibuat dengan pajanan selama 8 jam.
- 1835 – William Henry Fox Talbot menemukan proses fotografi yang baru.
- 1839 – Louis Daguerre mematenkan daguerreotype.
- 1839 – William Henry Fox Talbot menemukan proses positif/negatif yang disebut Tabotype.
- 1839 – John Herschel menemukan film negatif dengan larutan Sodium thiosulfate/hyposulfite of soda yang disebut hypo atau fixer.
- 1851 – Frederick Scott Archer memperkenalkan proses koloid.
- 1854 – André Adolphe Eugène Disdéri memperkenalkan rotating camera yang dapat merekam 8 citra berbeda dalam satu film. Setelah hasilnya dicetak di atas kertas albumen, citra tersebut dipotong menjadi 8 bagian terpisah dan direkatkan pada lembaran kartu. Kartu ini menjadi inspirasi penyebutan (fr:carte de visite, bahasa Inggris:visiting card)
- 1861 – Foto berwarna yang pertama diperkenalkan James Clerk Maxwell.
- 1868 – Louis Ducos du Hauron mematenkan metode subtractive color photography.
- 1871 – Richard Maddox menemukan film fotografis dari emulsi gelatin.
- 1876 – F. Hurter & V. C. Driffield memulai evaluasi sistematis pada kepekaan emulsi fotografis yang kemudian dikenal dengan istilah sensitometri.
- 1878 – Eadweard Muybridge membuat sebuah foto high-speed photographic dari seekor kuda yang berlari.
- 1887 – Film Seluloid yang pertama diperkenalkan.
- 1888 – Kodak memasarkan box camera n°1, kamera easy-to-use yang pertama.
- 1887 – Gabriel Lippmann menemukan reproduksi warna pada foto.
- 1891 – Thomas Alva Edison mematenkan kamera kinetoskopis (motion pictures).
- 1895 – Auguste and Louis Lumière menemukan cinématographe.
- 1898 – Kodak memperkenalkan produk kamera folding Pocket Kodak.
- 1900 – Kodak memperkenalkan produk kamera Brownie.
- 1901 – Kodak memperkenalkan 120 film.
- 1902 – Arthur Korn membuat teknologi phototelegraphy;; yang mengubah citra menjadi sinyal yang dapat ditransmisikan melalui kabel. Wire-Photos digunakan luas di daratan Eropa pada tahun 1910 dan transmisi antarbenua dimulai sejak 1922.
- 1907 – Autochrome Lumière merupakan pemasaran proses fotografi berwarna yang pertama.
- 1912 – Vest Pocket Kodak menggunakan 127 film.
- 1913 – Kinemacolor, sebuah sistem "natural color" untuk penayangan komersial, ditemukan.
- 1914 – Kodak memperkenalkan sistem autographic film.
- 1920s – Yasujiro Niwa menemukan peralatan untuk transmisi phototelegraphic melalui gelombang radio.
- 1923 – Doc Harold Edgerton menemukan xenon flash lamp dan strobe photography.
- 1925 – Leica memperkenalkan format film 35mm pada still photography.
- 1932 – Tayangan berwarna pertama dari Technicolor bertajuk Flowers and Trees dibuat oleh Disney.
- 1934 – The 135 film cartridge was introduced, making 35mm easy to use.
- 1936 – IHAGEE membuat Ihagee Kine Exakta 1. Kamera SLR 35mm yang pertama.
- 1936 – Kodachrome mengembangkan multi-layered reversal color film yang pertama.
- 1937 – Agfacolor-Neu mengembangkan reversal color film.
- 1939 – Agfacolor membuat "print" film modern yang pertama dengan materi warna positif/negatif.
- 1939 – View-Master memperkenalkan kamera stereo viewer.
- 1942 – Kodacolor memasarkan "print" film Kodak yang pertama.
- 1947 – Dennis Gabor menemukan holography.
- 1947 – Harold Edgerton mengembangkan rapatronic camera untuk pemerintah Amerika Serikat.
- 1948 – Kamera Hasselblad mulai dipasarkan.
- 1948 – Edwin H. Land membuat kamera instan yang pertama dengan merk Polaroid.
- 1952 – Era 3-D film dimulai.
- 1954 – Leica M diperkenalkan.
- 1957 – Asahi Pentax memperkenalkan kamera SLRnya yang pertama.
- 1957 – Citra digital yang pertama dibuat dengan komputer oleh Russell Kirsch di U.S. National Bureau of Standards (sekarang bernama National Institute of Standards and Technology, NIST). [2]
- 1959 – Nikon F diperkenalkan.
- 1959 – AGFA memperkenalkan kamera otomatis yang pertama, Optima.
- 1963 – Kodak memperkenalkan Instamatic.
- 1964 – Kamera Pentax Spotmatic SLR diperkenalkan.
- 1973 – Fairchild Semiconductor memproduksi sensor CCD skala besar yang terdiri dari 100 baris dan 100 kolom.
- 1975 – Bryce Bayer dari Kodak mengembangkan pola mosaic filter Bayer untuk CCD color image sensor.
- 1986 – Ilmuwan Kodak menemukan sensor dengan kapasitas megapiksel yang pertama.
- 2005 – AgfaPhoto menyatakan bangkrut. Produksi film konsumen bermerk Agfa terhenti.
- 2006 – Dalsa membuat sensor CCD dengan kapasitas 111 megapixel, yang terbesar saat itu.
- 2008 – Polaroid mengumumkan penghentian semua produksi produk film instan berkaitan dengan semakin berkembangnya teknologi citra digital.
- 2009 - Kodak mengumumkan penghentian film Kodachrome.[2]
Langganan:
Postingan (Atom)